Jumat, 18 September 2015

materi 1 pemrograman sql

MATERI 1
PEMROGRAMAN SQL

Pengertian Structured Query Language (SQL)

SQL (Structured Query Language) adalah bahasa pemrograman khusus yang digunakan untuk memanajemen data dalam RDBMS. SQL biasanya berupa perintah sederhana yang berisi instruksi-instruksi untuk manipulasi data. Perintah SQL ini sering juga disingkat dengan sebutan ‘query‘.

Sejarah SQL

Sejarah SQL dimulai dari artikel seorang peneliti dari IBM bernama EF Codd yang membahas tentang ide pembuatan basis data relasional pada bulan Juni 1970. Artikel ini juga membahas kemungkinan pembuatan bahasa standar untuk mengakses data dalam basis data tersebut. Bahasa tersebut kemudian diberi nama SEQUEL (Structured English Query Language). Setelah terbitnya artikel tersebut, IBM mengadakan proyek pembuatan basis data relasional berbasis bahasa SEQUEL. Akan tetapi, karena permasalahan hukum mengenai penamaan SEQUEL, IBM pun mengubahnya menjadi SQL. Implementasi basis data relasional dikenal dengan System/R. Di akhir tahun 1970-an, muncul perusahaan bernama Oracle yang membuat server basis data populer yang bernama sama dengan nama perusahaannya. Dengan naiknya kepopuleran Oracle, maka SQL juga ikut populer sehingga saat ini menjadi standar de facto bahasa dalammanajemen basis data.
 

Jenis-jenis perintah SQL


Dalam penggunaan SQL terdapat beberapa perintah yang berguna untuk mengakses dan memanajemen data yang terdapat dalam database. Jenis peringah SQL secara umum dibagi kepada tiga sub perintah, yaitu DDL (Data Definition Language), DML (Data Manipulation Language), dan DCL (Data Control Language). Ketiga sub perintah tersebut sangat perlu untuk dipahami bagi anda yang ingin menguasai bahasa sql dan mahir dalam pembuatan database.


- Data Definition Language (DDL)

DDL adalah sub perintah dari bahasa SQL yang digunakan untuk membangun kerangka sebuah database, dalam hal ini database dan table. Terdapat tiga perintah penting dalam DDL, yaitu CREATE, ALTER, DROP.

CREATE: perintah ini digunakan untuk membuat, termasuk di dalamnya membuat database baru, tabel baru view baru, dan kolom baru.
Contoh: CREATE DATABASE nama_database

ALTER: perintah ALTER berfungsi untuk mengubah struktur tabel yang telah dibuat. Mencakup di dalamnya mengubah nama tabel, menambah kolom, mengubah kolom, menghapus kolom, dan memberikan atribut pada kolom.
Contoh: ALTER TABLE nama_tabel ADD nama_kolom datatype.

DROP: perintah DROP berfungsi untuk menghapus database atau tabel.
Contoh: DROP DATABASE nama_database

- Data Manipulation Language (DML)

DML adalah sub perintah dari bahasa SQL yang digunakan untuk memanipulasi data dalam database yang telah dibuat. Terdapat empat perintah penting dalam DML, yaitu INSERT, SELECT, UPDATE, dan DELETE.

INSERT: perintah ini digunakan untuk memasukkan data baru ke dalam sebuah tabel. Perintah ini tentu saja bisa dijalankan ketika database dan tabel sudah dibuat.
Contoh: INSERT INTO nama_tabel VALUES (data1, data2, dst…);

SELECT: perintah ini digunakan untuk mengambil dan menampilkan data dari tabel atau bahkan dari beberapa tabel dengan penggunaan relasi.
Contoh: SELECT nama_kolom1, nama_kolom2 FROM nama_tabel;

UPDATE: perintah update digunakan untuk memperbaharui data pada sebuah tabel.
Contoh: UPDATE nama_tabel SET kolom1=data1, kolom2=data2,… WHERE kolom=data;

DELETE: perintah delete digunakan untuk menghapus data dari sebuah tabel.
Contoh: DELETE FROM nama_tabel WHERE kolom=data;

-Data Control Language (DCL)

DCL adalah sub bahasa SQL yang berfungsi untuk melakukan pengontrolan data dan server databasenya, seperti manipulasi user dan hak akses (priviledges). Yang termasuk perintah dalam DCL ada dua, yaitu GRANT dan REVOKE.

GRANT: perintah ini digunakan untuk memberikan hak akses oleh admin ke salah satu user atau pengguna. Hak akses tersebut bisa berupa hak membuat (CREATE), mengambil data (SELECT), menghapus data (DELETE), mengubah data (UPDATE), dan hak khusus lainnya yang berhubungan dengan sistem database.

REVOKE: perintah ini digunakan untuk mencabut hak akses yang telah diberikan kepada user. Dalam ini merupakan kebalikan dari perintah GRANT.


Dibawah ini adalah resume praktikum membuat Table Suplier , dengan menggunakan aplikasi pgAdmin

1. Langkah Awal , Buka Aplikasi pgAdmin yang telah diinstall , Refresh , setelah itu klik Connect








 2. Setelah klik connect akan muncul tampilan untuk memasukkan password , isikan password : sys

 


3. Lalu kita buat databasenya dengan cara mengklik folder postgres >New Object >New Database

 

 4. Setelah itu akan muncul tampilan seperti dibawah ini , lalu isi Properties database tersebut , contoh nim saya : 201331019 , lalu klik Owner : postgres , dan Commentnya nama saya : ADESYIA FIL SYAHRANI

 




5. Selanjutnya , Klik Folder Database dan klik kanan lalu pilih Refresh , untuk menormalkan kembali aplikasinya . 


























6. Lalu klik icon SQL pada toolbar , Untuk menulis semua program kita gunakan SQL Editor  



7. Setelah itu ketikkan perintah / syntax program yang diinginkan dalam lembar kerja seperti dibawah ini , dan untuk menjalankan program tersebut blok syntaxnya lalu klik execute query pada menu tool bar . untuk melihat hasil tabel silahkan ketikkan perintah SELECT * FROM suplier 
Keterangan : Primary Key (kode_suplier)

 

8.  Setelah dijalankan , silahkan simpan program tersebut pada menu bar file>save




TUGAS SQL Membuat Table Barang & Table Pasok

Cara membuat tablenya sama seperti diatas , karena table ini akan saling dihubungkan , maka saya tinggal menambahkan perintah CREATE TABLE barang & pasok ,



Berikut dibawah ini tampilan dan Syntax perintahnya .



1. Tampilan Table barang , dengan Primary Keynya (kode_barang)

 


2. Tampilan Table pasok , dengan Primary Keynya (kode_pasok) , dalam syntaxnya kita tambahkan syntax foreign key dari tabel yang telah dibuat , agar bisa dihubungkan dengan table lainya seperti syntax yang ada dibawah ini 
 
 

   Sumber:











 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar