MATERI 1
PEMROGRAMAN SQL
Pengertian Structured Query Language (SQL)
SQL (Structured Query Language) adalah bahasa pemrograman khusus yang digunakan untuk memanajemen data dalam RDBMS. SQL biasanya berupa perintah sederhana yang berisi instruksi-instruksi untuk manipulasi data. Perintah SQL ini sering juga disingkat dengan sebutan ‘query‘.Sejarah SQL
Sejarah SQL dimulai dari artikel seorang peneliti dari IBM bernama EF
Codd yang membahas tentang ide pembuatan basis data relasional pada
bulan Juni 1970. Artikel ini juga membahas kemungkinan pembuatan bahasa
standar untuk mengakses data dalam basis data tersebut. Bahasa tersebut
kemudian diberi nama SEQUEL (Structured English Query Language). Setelah
terbitnya artikel tersebut, IBM mengadakan proyek pembuatan basis data
relasional berbasis bahasa SEQUEL. Akan tetapi, karena permasalahan
hukum mengenai penamaan SEQUEL, IBM pun mengubahnya menjadi SQL.
Implementasi basis data relasional dikenal dengan System/R. Di akhir
tahun 1970-an, muncul perusahaan bernama Oracle yang membuat server
basis data populer yang bernama sama dengan nama perusahaannya. Dengan
naiknya kepopuleran Oracle, maka SQL juga ikut populer sehingga saat ini
menjadi standar de facto bahasa dalammanajemen basis data.
Jenis-jenis perintah SQL
Dalam penggunaan SQL terdapat beberapa perintah yang berguna untuk
mengakses dan memanajemen data yang terdapat dalam database. Jenis
peringah SQL secara umum dibagi kepada tiga sub perintah, yaitu DDL
(Data Definition Language), DML (Data Manipulation Language), dan DCL
(Data Control Language). Ketiga sub perintah tersebut sangat perlu untuk
dipahami bagi anda yang ingin menguasai bahasa sql dan mahir dalam
pembuatan database.
- Data
Definition Language (DDL)
DDL adalah sub perintah dari bahasa SQL yang digunakan
untuk membangun kerangka sebuah database, dalam hal ini database dan table.
Terdapat tiga perintah penting dalam DDL, yaitu CREATE, ALTER, DROP.
CREATE: perintah ini digunakan untuk membuat, termasuk
di dalamnya membuat database baru, tabel baru view baru, dan kolom baru.
Contoh: CREATE DATABASE nama_database
Contoh: CREATE DATABASE nama_database
ALTER: perintah ALTER berfungsi untuk mengubah
struktur tabel yang telah dibuat. Mencakup di dalamnya mengubah nama tabel,
menambah kolom, mengubah kolom, menghapus kolom, dan memberikan atribut pada
kolom.
Contoh: ALTER TABLE nama_tabel ADD nama_kolom datatype.
Contoh: ALTER TABLE nama_tabel ADD nama_kolom datatype.
DROP: perintah DROP berfungsi untuk menghapus database
atau tabel.
Contoh: DROP DATABASE nama_database
Contoh: DROP DATABASE nama_database
- Data
Manipulation Language (DML)
DML adalah sub perintah dari bahasa SQL yang digunakan
untuk memanipulasi data dalam database yang telah dibuat. Terdapat empat
perintah penting dalam DML, yaitu INSERT, SELECT, UPDATE, dan DELETE.
INSERT: perintah ini digunakan untuk memasukkan data
baru ke dalam sebuah tabel. Perintah ini tentu saja bisa dijalankan ketika
database dan tabel sudah dibuat.
Contoh: INSERT INTO nama_tabel VALUES (data1, data2, dst…);
Contoh: INSERT INTO nama_tabel VALUES (data1, data2, dst…);
SELECT: perintah ini digunakan untuk mengambil dan
menampilkan data dari tabel atau bahkan dari beberapa tabel dengan penggunaan
relasi.
Contoh: SELECT nama_kolom1, nama_kolom2 FROM nama_tabel;
Contoh: SELECT nama_kolom1, nama_kolom2 FROM nama_tabel;
UPDATE: perintah update digunakan untuk memperbaharui
data pada sebuah tabel.
Contoh: UPDATE nama_tabel SET kolom1=data1, kolom2=data2,… WHERE kolom=data;
Contoh: UPDATE nama_tabel SET kolom1=data1, kolom2=data2,… WHERE kolom=data;
DELETE: perintah delete digunakan untuk menghapus data
dari sebuah tabel.
Contoh: DELETE FROM nama_tabel WHERE kolom=data;
Contoh: DELETE FROM nama_tabel WHERE kolom=data;
-Data
Control Language (DCL)
DCL adalah sub bahasa SQL yang berfungsi untuk
melakukan pengontrolan data dan server databasenya, seperti manipulasi user dan
hak akses (priviledges). Yang termasuk perintah dalam DCL ada dua, yaitu GRANT
dan REVOKE.
GRANT: perintah ini digunakan untuk memberikan hak
akses oleh admin ke salah satu user atau pengguna. Hak akses tersebut bisa
berupa hak membuat (CREATE), mengambil data (SELECT), menghapus data (DELETE),
mengubah data (UPDATE), dan hak khusus lainnya yang berhubungan dengan sistem
database.
Dibawah ini adalah resume praktikum membuat
Table Suplier , dengan menggunakan aplikasi pgAdmin
1. Langkah
Awal , Buka Aplikasi pgAdmin yang telah diinstall , Refresh , setelah
itu klik Connect
2. Setelah klik connect akan muncul tampilan
untuk memasukkan password , isikan password : sys
3. Lalu
kita buat databasenya dengan cara mengklik folder postgres >New Object
>New Database
4. Setelah itu akan muncul tampilan seperti dibawah ini , lalu isi
Properties database tersebut , contoh nim saya : 201331019 , lalu klik Owner :
postgres , dan Commentnya nama saya : ADESYIA FIL SYAHRANI
5. Selanjutnya , Klik Folder Database dan klik kanan
lalu pilih Refresh , untuk menormalkan kembali aplikasinya .
6. Lalu klik icon SQL pada toolbar , Untuk
menulis semua program kita gunakan SQL Editor
7. Setelah itu ketikkan perintah / syntax program yang
diinginkan dalam lembar kerja seperti dibawah ini , dan untuk menjalankan
program tersebut blok syntaxnya lalu klik execute query pada menu tool
bar . untuk melihat hasil tabel silahkan ketikkan perintah SELECT * FROM
suplier
Keterangan : Primary Key (kode_suplier)
8.
Setelah dijalankan , silahkan simpan program tersebut pada menu bar file>save
TUGAS SQL Membuat Table
Barang & Table Pasok
Cara membuat tablenya sama seperti diatas , karena
table ini akan saling dihubungkan , maka saya tinggal menambahkan perintah
CREATE TABLE barang & pasok ,
Berikut dibawah ini tampilan dan Syntax perintahnya .
1. Tampilan Table barang , dengan Primary Keynya (kode_barang)
2. Tampilan Table pasok , dengan Primary
Keynya (kode_pasok) , dalam
syntaxnya kita tambahkan syntax foreign key dari tabel yang telah dibuat
, agar bisa dihubungkan dengan table lainya seperti syntax yang ada dibawah ini
Sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar